Berita

PMI KABUPATEN BANGKA BERIKAN EDUKASI "AYO SIAGA BENCANA KEPADA SISWA UPTD SMP NEGERI 1 MERAWANG"

PMI BANGKA, MERAWANG– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka terus berkomitmen meningkatkan edukasi kebencanaan kepada generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian materi bertajuk "Ayo Siaga Bencana dengan Tiga Tahapan Mitigasi Kritis" yang dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Aula UPTD SMP Negeri 1 Merawang, dalam rangka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Materi disampaikan secara langsung oleh Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Bangka, Bapak Achmad Suherman, yang mengajak para peserta didik untuk memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Dalam penyampaiannya, Achmad Suherman menjelaskan bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana harus dimulai sejak dini melalui pemahaman terhadap tiga tahapan mitigasi kritis, yaitu tindakan pra-bencana, tindakan saat bencana, dan tindakan pasca-bencana. Para siswa diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum bencana terjadi, cara menyelamatkan diri ketika bencana berlangsung, hingga upaya pemulihan serta menjaga kesehatan dan keselamatan setelah bencana.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab sehingga para siswa dapat memahami konsep mitigasi bencana secara lebih mudah dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian PMI Kabupaten Bangka dalam memberikan informasi, pengetahuan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui edukasi sejak di bangku sekolah, diharapkan para siswa mampu menjadi individu yang lebih tangguh, sigap, dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitarnya.

PMI Kabupaten Bangka berharap kegiatan edukasi kebencanaan seperti ini dapat terus dilaksanakan di berbagai sekolah sebagai upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini. Dengan pengetahuan yang memadai, para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan masyarakat yang lebih siap, tangguh, dan peduli terhadap risiko bencana.

Penulis : Bidang Kominfo PMI Kabupaten Bangka

Foto : PMI Kabupaten Bangka

,